Berita  

Dihubungi Kadis PUTR terkait postingan jalan rusak di Media Sosial, Agung Permana yakin Bang Ondim prioritaskan pembangunan Tahun ini

LANGKAT – Keluhan masyarakat terkait rusaknya Jalan Kampung Nangka yang menghubungkan Kecamatan Stabat dengan Kecamatan Secanggang akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Langkat. (7/3/2026)

Hal ini bermula dari unggahan Sekretaris KNPI Kecamatan Secanggang, Agung Permana, di media sosial Facebook yang menyoroti kondisi jalan berlubang. Postingan tersebut viral dan memicu gelombang komentar dari netizen yang menyayangkan minimnya perhatian pemerintah terhadap akses vital warga tersebut selama bertahun-tahun.

Respons Cepat Pemerintah Daerah

Menanggapi polemik tersebut, Pj Bupati Langkat melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung mengambil langkah persuasif. Kadis PUTR menghubungi Agung Permana melalui panggilan video (Video Call) WhatsApp untuk memberikan klarifikasi serta memaparkan rencana konkret pembangunan.

Dalam penjelasannya, Pemerintah Kabupaten Langkat menyatakan telah memasukkan perbaikan jalan tersebut dalam skala prioritas tahun anggaran 2026.

Skema Anggaran: Kolaborasi APBD dan DBH SawitP

emerintah daerah telah merancang skema pembiayaan progresif untuk menuntaskan perbaikan jalan sepanjang lebih dari 4 kilometer dengan lebar 4-5 meter tersebut. Adapun rincian anggaran yang disiapkan adalah:

  • APBD Kabupaten: Dialokasikan sebesar Rp2,4 miliar.
  • Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit: Dialokasikan sebesar Rp4,5 miliar.

Total estimasi biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan dua ruas jalan utama ini mencapai angka Rp8 miliar. Kekurangan anggaran diharapkan dapat tertutupi melalui dukungan transfer keuangan dari pemerintah pusat agar realisasi fisik dapat berjalan maksimal pada tahun ini.

Apresiasi dan Harapan Masyarakat

Menanggapi penjelasan detail dari Kadis PUTR, Agung Permana memberikan apresiasi atas keterbukaan informasi dan respons cepat yang ditunjukkan pemerintah. Ia meyakini di bawah kepemimpinan “Bang Ondim” (H. Syah Afandin), aspirasi warga Secanggang akan menjadi prioritas.

“Kami mengapresiasi klarifikasi langsung dari Dinas PUTR. Harapan kami, rencana ini bukan sekadar wacana dan benar-benar terealisasi tahun ini, sehingga mobilitas ekonomi masyarakat tidak lagi terhambat oleh jalan rusak,” ujar Agung.

Dengan adanya komitmen ini, diharapkan permasalahan infrastruktur di perbatasan Stabat-Secanggang yang selama ini menjadi polemik dapat segera tuntas dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *