MEDAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) atas kinerja pengamanan yang dinilai maksimal selama bulan suci Ramadan hingga momentum Idul Fitri, termasuk pengamanan malam takbiran, arus mudik, serta pelaksanaan Salat Idul Fitri. (22/3/2026)
Ketua Umum DPD IMM Sumut, Rahmat, menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian di berbagai titik strategis selama Ramadan hingga Idul Fitri memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah serta aktivitas sosial keagamaan.
“DPD IMM Sumatera Utara mengapresiasi kerja keras Polda Sumut dan seluruh jajaran yang telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Kehadiran aparat di lapangan memberi rasa aman bagi masyarakat dalam beribadah maupun beraktivitas,” ujar Rahmat.
Rahmat juga menilai langkah pengamanan pada malam takbiran yang dilakukan secara terukur menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas di tengah tingginya aktivitas masyarakat. Menurutnya, malam takbiran memiliki karakter yang berbeda dibandingkan dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri.
“Malam takbiran identik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, termasuk kegiatan takbir keliling dan keramaian di ruang publik. Sementara pelaksanaan Salat Idul Fitri lebih bersifat terpusat di masjid dan lapangan. Perbedaan ini tentu membutuhkan pola pengamanan yang berbeda pula, dan kami melihat Polda Sumut mampu mengelola situasi tersebut dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, IMM Sumut juga memberikan apresiasi terhadap pengamanan arus mudik yang dilakukan oleh kepolisian bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Menurut Rahmat, langkah-langkah pengaturan lalu lintas, pengamanan jalur mudik, hingga keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan sangat membantu masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.
“Kami melihat adanya upaya serius dari aparat dalam memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar. Ini menjadi bagian penting karena momentum Idul Fitri selalu diiringi dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi,” katanya.
Rahmat berharap situasi yang aman dan kondusif ini dapat terus terjaga, tidak hanya pada momentum hari raya, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Sumatera Utara.
“Semoga sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga stabilitas keamanan di Sumatera Utara tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang,” tutupnya.










