Berita  

Emak-emak Grebek “Sarang Narkoba” di labuhanbatu utara: Bukti Peredaran Narkoba Marak, Kepolisian Kalah Satu Langkah dengan Warga

Oleh: Azis Azhari Lubis

Ketua DPD IMM Sumatera Utara

Medan — Viralnya video aksi emak-emak yang menggerebek lokasi diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Kecamatan Kualuh Hulu menegaskan betapa seriusnya peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kejadian ini memperlihatkan kegundahan masyarakat dan menunjukkan bahwa upaya penanggulangan narkoba di daerah ini belum efektif. (1/7/2026)

Dalam video yang beredar luas, terlihat warga, dipimpin emak-emak, memasuki sebuah lokasi yang menurut keterangan saksi berada sangat dekat dengan kantor Polsek Kualuh Hulu. Aksi spontan ini mencerminkan ketidakpuasan dan keputusasaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang seharusnya melindungi warga dari ancaman narkoba.

Poin-poin penting:

Viral penggerebekan oleh warga menjadi indikator bahwa peredaran narkoba di Labuhanbatu Utara sangat marak dan mengkhawatirkan.

Lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba berada dekat dengan kantor Polsek Kualuh Hulu, sehingga muncul pertanyaan serius tentang pengawasan dan respons aparat kepolisian setempat.

Kejadian ini menciptakan kesan bahwa kepolisian kalah satu langkah dengan warga; masyarakat terpaksa mengambil tindakan sendiri karena merasa aparat tidak mampu atau tidak cepat merespons.

Tuntutan tegas dari DPD IMM Sumatera Utara

Berdasarkan bukti awal yang terlihat dalam video viral dan aspirasi masyarakat, kami menuntut langkah tegas sebagai berikut:

Pencopotan Kapolres Labuhanbatu dari jabatannya. Kepemimpinan di tingkat Polres dinilai belum berhasil menekan peredaran narkoba di wilayah hukum mereka.

Pencopotan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu. Fungsi pemberantasan narkoba yang menjadi tanggung jawab satgas belum menunjukkan hasil yang memadai.

Pencopotan Kapolsek Kualuh Hulu. Keberadaan sarang narkoba yang diduga berdekatan dengan kantor Polsek menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan dan kinerja kepolisian sektor.

Permintaan langkah konkret

Selain pencopotan pejabat yang kami tuntut, DPD IMM Sumatera Utara meminta:

Dilakukan pemeriksaan internal dan investigasi independen terhadap kinerja Polres Labuhanbatu, khususnya terkait penanganan peredaran narkoba di Kecamatan Kualuh Hulu.

Publikasi hasil pemeriksaan dan tindakan lanjutan agar masyarakat mendapat kepastian dan transparansi.

Penguatan operasi, patroli, dan program pencegahan narkoba yang melibatkan masyarakat setempat, beserta edukasi untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

Penutup

Viralnya aksi emak-emak ini adalah alarm bagi seluruh pemangku kepentingan — aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan lembaga terkait — untuk segera bertindak tegas dan transparan.

DPD IMM Sumatera Utara menegaskan bahwa jika tidak ada langkah nyata, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan terus menurun dan masyarakat akan semakin terpaksa mengambil tindakan sendiri demi keselamatan keluarga dan lingkungan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *